Total Pageviews

Translate

sharing

Pembaca dipersilahkan untuk menyalin atau men”copypaste” setiap isi dari Blog ini, dengan atau tanpa mencantumkan Blog ini sebagai sumbernya. Terima kasih

Showing posts with label psikologi. Show all posts
Showing posts with label psikologi. Show all posts

siapakah AKU

Siapakah Aku?
Senin, 15 Februari 2010 | 08:55 WIB
Ilustrasi
JAKARTA, KOMPAS.com — Ini merupakan pertanyaan mendasar yang dibutuhkan jawabannya oleh setiap manusia. Individu disebut sehat secara psikologis jika menemukan dirinya sebagai pribadi unik tanpa keterpisahan dari orang lain. Kendati perasaannya menyatu dengan semua orang, ia tidak meleburkan diri pada kelompok secara membabi buta alias mengenakan identitas massa.

“Saya seorang pengusaha”, “saya seorang polisi”, “saya seorang dokter”, “saya orang Jawa”, ”saya keturunan Arab”, “saya beragama Islam”, “saya orang Katolik”, dan sebagainya merupakan pernyataan yang dapat sangat berarti. Kebangsaan, suku, agama, status/profesi sering kali membantu memberikan rasa identitas sebelum seseorang menemukan yang asli dan unik.

Kata-kata Negatif Lebih Cepat Terekam
Jumat, 5 Februari 2010 | 14:51 WIB
shutterstock
KOMPAS.com — Percaya atau tidak, ternyata otak kita dalam keadaan sadar lebih cepat merekam kata-kata negatif. Ini diketahui setelah University College London melakukan penelitian yang melibatkan 50 sukarelawan yang diminta untuk memandangi kata-kata dalam layar komputer.

Otak yang Bikin Takut Kehilangan Duit

JAKARTA, KOMPAS.com - Takut kehilangan uang mungkin suatu hal yang lumrah pada manusia. Sebuah studi para ahli dari California, Amerika Serikat, belum lama ini berhasil menemukan bagian otak yang memicu ketakutan akan kehilangan uang.

Dalam laporan riset yang dipublikasikan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences , para ahli mengidentifikasi daerah otak yang disebut amiglada bertanggung jawab atas perilaku seseorang saat mempertaruhkan sesuatu.
Ketika amiglada ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya, seseorang cenderung berani mengambil risiko sangat besar.

perbedaan mendalam antara otak pria dan wanita

Dalam tulisan pada jurnal “Cerebral Cortex” para peneliti memperlihatkan bahwa area otak yang dinamakan ” inferior parietal lobule (IPL) ” pada pria umumnya lebih besar dibandingkan pada wanita. Area tersebut merupakan bagian dari cerebral cortex dan terdapat di kedua sisi otak diatas kuping

Dalam tulisan pada jurnal “Cerebral Cortex” para peneliti memperlihatkan bahwa area otak yang dinamakan ” inferior parietal lobule (IPL) ” pada pria umumnya lebih besar dibandingkan pada wanita. Area tersebut merupakan bagian dari cerebral cortex dan terdapat di kedua sisi otak diatas kuping. Psikiater Godfrey Pearlson, M.D., yang memimpin studi tersebut, menyatakan bahwa IPL dikedua sisi tersebut tidak simetris. Pada pria IPL disebelah kiri lebih besar dibandingkan dengan disebelah kanan. Sedangkan pada wanita IPL disebelah kanan lebih besar dibandingkan dengan IPL disebelah kiri. Pada pria perbedaan sosok antara IPL kiri dan kanan tidak terlihat dengan jelas. Para peneliti juga mengamati bahwa IPL sebelah kiri pada otak postmortem dari seorang ahli fisika dan ahli matematika adalah lebih besar dari rata-rata milik orang biasa.
Dalam studi ini, para peneliti melakukan MRI-scan pada otak dari 15 pasang pria dan wanita. Mereka menggunakan perangkat lunak komputer Universitas Hopkins yang dirancang ahli psikiatris Patrick Barta, M.D., Ph.D. untuk membandingkan seluruh volume IPL berdasarkan gender. Dengan perangkat lunak tersebut para peneliti dapat menghitung dan membandingkan volume IPL sebelah kiri dan sebelah kanan. Dari perhitungan tersebut diperoleh bahwa pria memiliki jaringan IPL 6% lebih banyak dibandingkan yang dimiliki oleh wanita. Menurut Pearlson inferior parietal lobule pada manusia jauh lebih berkembang dibandingkan pada binatang. Hal ini memberikan peluang bagi otak untuk memproses informasi dari indera penglihatan dan indera peraba, dan memungkinkan bagi otak untuk berpikir secara cepat terutama yang berkaitan dengan cara merumuskan persepsi dan perhatian.
IPL sebelah kanan erat hubungannya dengan kinerja memori atas keterkaitan antar ruang, kemampuan untuk mengartikan keterkaitan antara bagian tubuh dan kesadaran yang mempengaruhi perasaan seseorang . Pearlson mengatakan bahwa IPL sebelah kiri lebih terlibat dalam persepsi, seperti menilai atau memperkirakan berapa cepat benda bergerak, memperkirakan waktu dan mempunyai kemampuan melihat gambar tiga dimensi. Menurut Pearlson perbedaan kinerja IPL kiri dan IPL kanan memberikan penyederhanaan mengapa seseorang ahli dalam bidang fisika dan matematika , sementara yang lainnya lebih ahli dalam bidang bahasa. Dalam penelitian terdahulu, Pearlson memperlihatkan bahwa dua area terpenting di otak , yakni frontal dan temporal lobe, yang dimiliki oleh wanita adalah lebih besar. Mungkin hal ini yang dapat menjelaskan mengapa wanita lebih ahli dalam menguasai bahasa
sumber: www.kamusilmiah.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes